Mungkin ini sebabnya aku gak mau ketemu sama yang namanya timbangan badan. Selalu aja bawa berita buruk buat aku. Bukan karena takut jarum timbangannya nunjukin angka-angka yang berlebihan, tapi justru sebaliknya.
Pas mampir dikontrakan temen, gak sengaja ngeliat timbangan badan di susut ruangan. Tertarik, aku langsung naik ke timbangan berwarna pink itu. Dan….
SPEECHLESS
40 kg ! Cuma 40 kg ! Hei, itu berat badanku. Dan Cuma 40 kg ??!! Kemana semua daging dan lemak-lemakku ??!! Bodoh. Aku cari kemanapun, pasti gak bakal ketemu.
Pasti penyebabnya karena aku sakit hampir 5 hari yang lalu. Nafsu makan berkurang dan tanpa sadar berat badanku menurun sedikit demi sedikit. Pantes aja, semakin lama, aku semakin merasa ringan bawa badan ini.
Gak heran, selama ini temen-temen bilang aku semakin cungkring. Setiap ketemu, “Kok tambah kurus ?” “Badanmu kurus banget” dan bla bla bla. Pernyataan-pernyataan itulah yang membuat aku hampir frustasi. Kalo boleh alay, aku bakal loncat dari gedung yang tingginya 40 lantai. Konyol !
Dan karena pernyataan-pernyataan itu aku berusaha keras untuk mengembalikan semua seperti semula. Tapi ternyata tak semudah yang kubayangkan. Aku tidur banyak, aku ngemil banyak, makan es krim. Semua kulakukan. Tapi angka tetap diam di angka 40.
Mulai saat itulah, aku sangat berambisi untuk bisa dikatakan "berisi". Berbagai upaya kulakukan. Dan kuharap hasilnya tidak mengecewakan. Semangat ! ^.^

