26-11-2011
Malam itu ada sebuah SMS di hapeku, kubuka dan kubaca dengan seksama. Isinya begini :
Pada awalnya semua orang bangga dengan pilihannya, tapi pada akhirnya tidak semua orang setia pada pilihannya…
Saat ia sadar bahwa yang dipilih mungkin tidak sepenuhnya seperti yang diimpikannya…
Karena yang tersulit dalam hidup ini bukanlah memilih, tapi bertahan pada pilihan…
Sedikit waktu mungkin sudah cukup untuk menentukan pilihan,, tapi untuk bertahan pada pilihan tersebut,, mungkin harus menghabiskan sisa usia yang dimiliki…
Malam itupun SMS di atas menyita waktu tidurku sejenak. Sang pengirim pasti punya alasan kenapa dia tiba-tiba menuliskan kata-kata itu. Aku tidak tahu, dan mungkin belom berhak untuk tahu. Tapi yang terpenting adalah makna dari kata-kata itu.
Sadar bahwa betapa kita selama ini termanipulasi oleh pilihan-pilihan yang menurut kita akan membawa kita ke dunia yang bernama KEBAHAGIAAN. Terbuai akan janji manis yang memanjakan telinga. Terhanyut ke dalam lingkaran yang mereka namakan CINTA.
Hal-hal itulah yang mungkin membuat kita mengambil sebuah keputusan, merasa berani mengambil resiko, tapi pada akhirnya hanya ada sebuah tangis penyesalan.
Aku yakin, ini tidak terjadi padaku saja, ada banyak hati disana yang lebih terluka dan lebih rumit masalahnya. Kita tak perlu mengahakimi, karna hanya akan membuat diri kita lelah. Tuhan yang lebih tau balasan apa yang pantas untuk mereka. Bukan bermaksud mengancam, itu hanya penghibur hati yang paling ampuh kurasa.
Menyesali akan pilihan yang telah kita ambil itu boleh, tapi jangan terpuruk. Belajar dari pengalaman lebih baik, agar kita tak perlu merasakan sakit yang kesekian kali. Tapi juga tak perlu membuang masa lalu. Justru masa lalu harus sering didialogkan, agar kita tak terbentur batu yang sama untuk kedua, ketiga bahkan kesekian kalinya.
Kadang kita berfikir menginginkan apa yang kita inginkan…
Tapi ternyata bukan yang kita butuhkan…
Kadang kita berfikir menginginkan apa yang kita butuhkan…
Tapi tak bisa kita miliki…
Dan dari situlah,, aku bisa mulai berfikir lebih dewasa. Kita memang selalu menginginkan sesuatu yang membuat kita bahagia. Tapi kita juga perlu melihat realita, betapa hidup ini tak selalu menyuguhkan kebahagiaan yang kita inginkan.
Tetap tersenyum dan selalu berfikir positif


0 komentar:
Posting Komentar