Baju Idaman di Tengah Krisis Financial


Tanggal tua  = Bokek

Udah jadi fenomena bahkan mungkin tradisi, setiap umat manusia di Indonesia mengalami krisis financial setiap tanggal tua. Apalagi bagi mahasiswa yang merangkap sebagai anak kos. Setiap tanggal tua harus rela berkorban mencekoki perut-perut mereka dengan dengan nasi kucing ala angkringan. Itu juga yang terjadi padaku. Selalu saja ada kabar buruk setiap akhir bulan :(

Ditanggal tua, semua orang pasti menghindari tempat-tempat seperti mall, distro, dan segala tempat yang harus merogoh kocek mereka. Mereka lebih memilih diam di kamar atau rumah mereka masing-masing untuk mengamankan uang-uang mereka dari sifat kekonsumtifitas mereka.
Tapi parahnya, itu gak berlaku untukku. Dengan beraninya aku bertandang ke sebuah distro. Padahal, niatnya hanya mengantarkan adik tingkatku aja. Tapi…..
Aku mendorong pintu masuk. Baru beberapa langkah memasuki distro, dua bola mataku langsung tertuju pada sebuah baju terusan. 

OH GOD ! I’m screaming !

Tanpa Ba bi bu, aku langsung menghampiri sebuah baju yang digantung di dekat pintu masuk.
OH TUHAN….!!! Ini baju yang selama ini aku pengen. Baju terusan tanpa lengan, dengan rajutan manis di bagian atasnya. Warna sedikit keemasan membuat baju idamanku itu semakin menggodaku. Dalam hitungan detik, akupun sudah jatuh cinta pada baju itu.
I WANNA THIS CLOTH !

Tapi semua harapan dan mimpi untuk mempunyai baju itu langsung kandas, ketika mataku menatap label harga di baju itu.
OH NO !
Aku langsung melting. Dilemapun menguasaiku. Hatiku berteriak. Aku pengen punya baju itu. Tanpa pikir panjang, aku langsung membopong baju itu ke kamar pas.

VOILA !
Dan akupun semakin yakin untuk membelinya, ketika kulihat baju itu cocok menempel di badanku. Aku merogoh kocekku dalam-dalam.
Okay,, gak papa. Aku harus berani mengambil resiko. Paling-paling gak makan 3 hari ke depan. Oh tidaaaak !!
Tapi tekadku sudah bulat, dalam hitungan menit, baju itu menjadi milikku.
Ha.. Ha.. Ha..

0 komentar:

Posting Komentar