Bendera Putih Untuk Sebutan 'ADEK'


Beuuuh ! Siang ini panas banget, sepanas hatiku (Tsaaaahh). Rasanya kayak panci yang baru dipanasin di atas kompor pake api biru dengan higher temper ( gak taulah apa itu namanya ).
Pernah gak sih, ngerasain dimana kita melambung tinggi, tapi tiba-tiba aja meletus di udara. Ya, itu balonku. Balonku ada lima, rupa-rupa warnanya, meletus balon hijau, DOORRR !! 
*dilempar gagang sapu*
Mau nulis apa promosi suara kaleng rombeng lu ??!!

Okey, kembali ke laptop.
Bisa dibilang ini hal bodoh sebodoh-bodohnya orang yang gak tau jawaban 1 + 1 = 2. Apapun itu namanya, ini rasa kagum sama seseorang yang berlebih, dan kemudian membuahkan sebuah harapan. Dan harapan itu beragam, tergantung situasi dan kondisi cuaca minggu ini. ( Nah lho, apa ini ? gak nyambung ! ).
Dan di tengah melambungnya harapanku itu, tiba-tiba aja ada yang nusuk balonku dengan jarum. Meletus dan DORR. ( Emang kayak gitu kan suaranya )

Kayaknya masih ambigu ya ? Well, kuperjelas aja. Mungkin karena tampangnya yang... okey, good looking dan di atas standard, banyak nama-nama cewek yang menuhin Timeline-nya atau sekedar comment di FB. Doi menyebut mereka dengan satu sebutan 'adek'. Dan parahnya, aku termasuk dalam list 'adek'-nya yang aku sendiri gak tahu udah berapa puluh, berapa ratus atau bahka ribuan ? Who knows. Cuma dia punya daftarnya.

Sumpah demi apapun juga, aku gak pernah ada niatan buat jadi 'adek-adekan'-nya dia, karena emang ada different plan di otakku, tapi tanpa persetujuanku, dia menobatkan aku dan memasukkan namaku di antara deretan nama-nama 'adek'-nya yang lain. Well, dengan terpaksa aku come in.

Emang dasarnya aku orang yang nyablak dan ceplos ( cabe kaleeeee ), aku ngomong apa adanya semua yang terlintas di otakku (waktu itu di kesempatan ngobrol sama dia via chat). It's me ! Dan kasihannya dia salah tangkep. Kemudian mencitrakan aku sebagai sosok yang.... ( cuma dia yang tahu ).

Ternyata dia cukup sopan. Buat bilang kata 'tidak', dia ganti ava FB berdua sama seorang cewek ( dan mungkin salah satu 'adek'-nya yang entah keberapa ). Gak ada setengah jam, ava itu udah diganti. Dan saat itu memang aku masih dalam keadaan ON di obrolan. Selain itu, dia menekankan di situasi yang lain, bahwa kita cuma 'adek-kakak'. Hey ! aku tau modusmu.

Detik itu juga, rasa kagum, naksir, atau apapunlah itu namanya, HILANG ! Mengudara bareng cicak-cicak di dinding. Wait, sejak kapan cicak terbang ? 
Kenapa loe ? Mau terbang kek, merayap kek, loncat kek, MASALAH BUAT LOE ??!
Maklum, si penulis lagi panas, jadi sengaja pake CAPSLOCK semua. *kipas-kipas pake kipas sate*

Udah tau kan endingnya ? Gak ada deh usaha-usaha lagi buat ngasih kode, modus, intrik dan whatever apa namanya. I'M QUIT !
Udah cukup 2 kali ya aku nemuin cowok yang kayak 'gitu', yang gak mau kehilangan para fans-fans-nya. Hahaha

Well, bendera putih udah berkibar. Saatnya turun dari tower dan melanjutkan tidur. See you di postingan selanjutnya yaaaa *berasa ngartis*


0 komentar:

Posting Komentar